Akibat Gunung Krakatau Meletus – herenownotforever

Krakatau merupakan kepulauan vulkanik yang berada di Selat Sunda masih aktif hingga saat ini. Saat ini daerah Gunung Krakatau dijadikan sebagai cagar alam oleh pemerintah. Pada tanggal 26 hingga 27 Agustus tahun 1883, Gunung Krakatau meletus dan menimbulkan masalah dimana-mana. Ledakan yang terjadi menimbulkan kematian hingga 36.000 jiwa. Tidak hanya itu, ledakan Gunung Krakatau menimbulkan perubahan iklim dunia. Langit yang menggelap selama dua hari penuh tersebut terjadi akibat debu vulkanis yang membayangi lapisan atmosfer. Bahkan sinar matahari meredup hingga tahun berikutnya. Letusan yang terjadi di Gunung Krakatau menjadi sorotan dunia. Bagaimana tidak? Gunung yang ada du suatu negara nyatanya dapat mengakibatkan masalah yang serius pada kelangsungan rakyat negara tersebut. Dengan ledakan tersebut, letusan gunung berapi tersebut ditetepkan sebagai bencana besar.

ANAK GUNUNG KRAKATAU

Gunung Krakatau yang meletus tidak hanya mengakibatkan kematian di dalam negeri saja. Banyak warga negara lain yang merasakan dampak sesak napas hingga terjadi kematian. Dari rasa sesak tersebut, banyak penduduk yang terkena penyakit pernapasan mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Masyarakat pun tidak dapat melakukan aktifitas apa-apa pasca ledakan Gunung Krakatau terjadi. Gunung Krakatau tidak hanya meletus pada tahun 1883 saja. Sebelum tahun 1883, Gunung Krakatau meletus dengan hebatnya dan menimbulkan dampak yang merugikan bagi setiap orang. Di tahun inilah, Gunung Krakatau dilabeli sebagai gunung dengan ledakan terbesar di seluruh dunia. Mulai saat itulah, Gunung Krakatau dikenal dengan baik oleh warga yang berada di seluruh dunia. Terkenalnya Gunung Krakatau ini dimata dunia membuat pemerintah lebih berhati-hati dalam memperhatikan keadaan gunung-gunung yang ada di seluruh wilayah Indonesia.

Awan-awan hitam yang melengkapi ledakan Gunung Krakatau membuat cuaca di berbagai daerah terasa mendung. Semua tempat bahkan terlihat sangat gelap meskipun suasana berada pada siang hari. Kondisi ini dapat dirasakan oleh warga Indonesia dari Sabang hingga Merauke. Keadaan yang gelap pun dirasakan oleh warga negara lain yang berada dekat dengan Indonesia. Karena dampak yang sangat luar biasa akibat letusan Gunung Krakatau, bencana tersebut disimpan dengan baik sebagai sejarah yang tak terlupakan. Banyaknya korban yang berjatuhan menjadi alasan kuat mengapa bencana tersebut masuk ke dalam sejarah yang tak dapat dilupakan. Pasca ledakan gunung Krakatau, pemerintah makin gencar memperhatikan kondisi gunung-gunung yang ada di Indonesia. Tujuannya agar kejadian letusan Gunung Krakatau tidak dapat terulang lagi dan dirasakan oleh gunung yang berbeda. Semoga dengan terjadinya bencana tersebut, semua manusia dapat lebih memperhatikan lingkungan sekitar. Selalu menjaga lingkungan agar tetap terjaga menjadi salah satu alat untuk menjaga kelestarian makhluk hidup. Sudah saatnya Anda ikut berperan dalam menjaga ekosistem dan kelangsungan hidup orang banyak.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s